pop | arts whatever

Friday, July 20, 2007

Aneh, Ironis, Absurd

Sebutir buah ciplukan memberi tahu aku, bahwa sebagian dari yang tampak mewah dalam hidup ini, sebenarnya hanyalah sesuatu yang pernah menjadi bagian dari masa lalu orang-orang kampung.

Kau tahu ciplukan?

Kau mungkin hanya tak ingat.

Tapi, aku ingat. Dulu, aku sering menemukannya, meranggas kesepian di sela rimbun rumpun rumput tegalan pinggir kali. Pohonnya berupa perdu rendah, dengan batang-batang lunak tak berkayu. Daunnya nyaris menyerupai lambang 'cinta', dan buahnya --yang kami sebut ciplukan itu-- kecil-kecil, seukuran buah kersen namun terbungkus kelopak tipis yang mengerucut ke bawah. Bila kau kupas kelopak itu, akan tampak buah mungil yang mengkilat. Hijau warnanya jika masih mentah, dan oranye menyala jika sudah masak. Rasanya asem dengan sedikit manis. Kulit ari buahnya cukup keras, sehingga kalu digigit akan bunyi 'pluk' seperti benda berongga yang pecah. Daging buahnya yang lunak berarir banyak seperti tomat bisa muncrat.

Ibu selalu mengingatkan agar aku tak menjamah buah-bauh yang bergelantungan itu, karena dalam keyakinan dia, ciplukan tumbuh dari tahi manusia. Tapi, kami, anak-anak, lebih percaya ujaran yang mengatakan bahwa ciplukan itu tumbuhan liar makanan ular kebun. Dan, kami tak begitu menggubris apapun kata orang tentang ciplukan, dan setiap menemukan pohon itu di antara semak belukar, kami merasa seperti menjumpai sebuah keajaiban. Kami langsung memetikinya jika kebetulan buah-buahnya sedang masak, dan memakannya tanpa ragu.

Seiring bertambahnya usia, masa kanak-kanakku berlalu dan pohon ciplukan pun menghilang dari pandangan, juga ingatan.

Sampai beberapa waktu lalu, aku menemukan sebuah artikel di majalah gratisan (namanya lupa, saking banyaknya majalah gratis sekarang) tentang ciplukan. Katanya, buah itu cukup bergengsi dan disukai di Prancis, dan dijual di supermarket.

Lalu, pada suatu siang, dalam sebuah jamuan makan di sela seminar di hotel berbintang, aku menemukan beberapa butir buah yang kucurigai ciplukan, oranye menggoda, dengan kelopaknya yang mengering masih dibiarkan menempel, nyungsep di kubangan es krim yang lumer bertabur coklat. Penasaran, aku ambil satu dan aku gigit. Benar, ternyata ciplukan. Aku langsung ingat pada hari-hari ketika kami, orang-orang kampung, masih suka berkebun dengan memanfaatkan sebidang tanah di sepanjang bantaran sungai. Ayah menanam singkong dan aku menyusuri jalan-jalan setapak di antara pepohonan, membayangkan diriku Brahma Kumbara Raja Madangkara yang sedang mengembara, menjelma rakyat jelata.

Sampai berhari-hari aku masih memikirkan ciplukan dalam kubangan es krim itu. Bagaimana ceritanya, buah yang dalam keyakinan ibuku tumbuh dari kotoran manusia, dan dalam pengetahuan kami tak lebih dari tumbuhan liar makanan ular, ternyata mendapat tempat yang berharga dalam dunia kuliner hotel berbintang, di zaman ketika aku sudah dewasa. Peradaban kota, manusia-manusia modern ini, kadang-kadang memang aneh, ironis dan absurd...

6 Comments:

Blogger Unknown said...

Bawa ke kantor dong mu.. penasaran mau nyobain :D

8:19 PM  
Blogger Haris Firdaus said...

ha2. mas mumu, kaget ya ketemu "teman lama". absurd? yah, mngkn saja....

1:53 AM  
Blogger amethys said...

wow...ciplukan...jadi ingat masa kecil, aku suka tuh...memang mirip dengan gooseberry disini, cuma rasanya agak beda...kayanya dulu tuh ciplukan rasanya enakkk sekali...ato aku yg nggragas pada jaman kecilku yahÉ

11:46 PM  
Blogger Unknown said...

ugg outlet uk
louis vuitton outlet online
ugg boots
baltimore ravens
the north face outlet
salomon shoes
miami dolphins
true religion jeans outlet
lebron shoes
cheap uggs
north face outlet
michael kors factory store
nfl jerseys
prada outlet
polo shirts
minnesota vikings
ray ban,rayban,occhiali ray ban,ray-ban,ray ban occhiali,ray ban sunglasses
the north face outlet
1126minko

1:08 AM  
Blogger Unknown said...

air max 90
los angeles clippers
ugg boots clearance,ugg australia,uggs on sale,ugg slippers,uggs boots,uggs outlet,ugg boots,ugg,uggs
miami heat
coach outlet store
woolrich outlet store
ray-ban sunglasses
belstaff outlet
fred perry polo shirts
air max shoes
thomas sabo outlet
roshe run men
ed hardy clothing
nfl jersey wholesale
true religion outlet
michael kors outlet online
black friday 2015
asics,asics israel,asics shoes,asics running shoes,asics israel,asics gel,asics running,asics gel nimbus,asics gel kayano
nike foamposite
ralph lauren outlet

1:08 AM  
Blogger Unknown said...

pandora charms
ralph lauren polo shirts
ugg boots on sale
cheap jordan shoes
canada goose outlet
nike factory
louboutin outlet
ugg outlet
michael kors handbags
jordan 14
2017.8.28chenlixiang

7:33 PM  

Post a Comment

<< Home